Kecerdasan Artificial






• Pengertian:
Kecerdasan buatan (AI) adalah serangkaian teknologi yang memungkinkan komputer untuk menjalankan fungsi tingkat lanjut, seperti kemampuan untuk melihat, memahami dan menerjemahkan bahasa lisan serta tertulis, menganalisis data, membuat rekomendasi, dan lain-lain

• Fungsi:
- Kecerdasan Buatan (AI) mengacu pada simulasi kecerdasan manusia di dalam mesin, memungkinkan mereka untuk melakukan tugas-tugas yang biasanya membutuhkan fungsi kognitif manusia, seperti memahami bahasa, mengenali pola, dan membuat keputusan.


• Tujuan:

1.Tujuan dasar munculnya artificial intelligence
- Menyediakan mekanisme pengambilan keputusan. Semua keputusan berdasarkan data mentah yang sudah dikumpulkan oleh manusia.

2.Singularitas
- Artificial intelligence memiliki tujuan akhir untuk menggantikan pekerjaan manusia.

Pertumbuhan teknologi yang tidak terkendali membuat perubahan gaya hidup manusia secara besar-besaran. Dampaknya, teknologi membuat pekerjaan manusia menjadi lebih sederhana dan efisien. Efisiensi dan penyederhanaan pekerjaan disebut sebagai singularitas.

3.Optimasi proses bisnis
- Bisnis memiliki peran vital dalam perekonomian negara. Optimasi dimulai dari merampingkan pekerjaan dan menghilangkan redudansi untuk menghasilkan peningkatan bisnis.

Optimalisasi proses dibutuhkan untuk meminimalisir pekerjaan rutinitas dan diganti dengan penggunaan algoritma berbeda.

4.Meningkatkan produktivitas pekerjaan
- Artificial Intelligence melahirkan berbagai teknologi yang memudahkan proses alur kerja sebuah bisnis. Semua teknologi ini sangat penting dan dibutuhkan di berbagai aspek industri.

Bentuk teknologi tersebut adalah virtual reality, aplikasi live streaming, predictive analytic, drones, hingga animasi bergerak.

5.Menyediakan layanan finansial
- Pelayanan keuangan semakin membaik berkat bantuan artificial intelligence. Teknologi ini digunakan untuk mendeteksi laporan keuangan, manajemen risiko, manajemen aset, sampai asuransi keuangan.

Menyelesaikan masalah keuangan yang pelik dapat diselesaikan dengan cepat. Dengan demikian dapat menghemat waktu, tenaga, serta meningkatkan efisiensi.

6.Meningkatkan pelayanan kesehatan                    
- Selain keuangan, permasalahan kesehatan penting bagi keberlangsungan manusia. Institusi kesehatan dan rumah sakit dapat mendiagnosa penyakit dengan lebih baik.

Salah satu teknologi yang digunakan adalah virtual assistant. Perangkat ini digunakan secara luas di sektor kesehatan.

7.Membantu proses rekrutmen
- Proses rekrutmen menjadi lebih cepat dalam screening dan meningkatkan kepresisian dalam pengambilan keputusan. Pada akhirnya, seorang recruiter dapat menghemat waktu untuk urusan pencarian calon karyawan.


• Manfaat:

1. Otomasi pekerjaan
- Dampak munculnya AI adalah digitalisasi dan otomasi dalam proses pekerjaan di berbagai industri. Pekerjaan yang dulunya dilakukan secara manual dapat dikerjakan secara digital.

Pekerjaan yang melibatkan repetisi atau penggunaan data dapat selesai dengan memasukan perintah kerja. Salah satunya contohnya adalah penggunaan CHATGPT untuk membuat brief campaign untuk digital marketing.

2. Membuka peluang baru
- Artificial intelligence membuka peluang baru dalam menyelesaikan beban kerja secara otomatis. Pengembangan teknologi yang cepat menghasilkan bidang ilmu baru, salah satunya adalah digital engineering.

Melansir dari Idaho National Library, digital engineering mendeskripsikan pendekatan holistik untuk merancang sistem kompleks. Menggunakan desain model/data, integrasi data lintas model untuk menurunkan risiko pada pembiayaan dan jadwal konstruksi.

3. Membuka model pertumbuhan ekonomi
- Jika memanfaatkan AI dengan baik, potensi peningkatan produktivitas di dalam perusahaan semakin luas. Akibatnya, hal ini dapat menaikkan permintaan barang dan jasa. Mendukung model pertumbuhan ekonomi demi meningkatkan standar hidup manusia.

Layanan finansial, industri telekomunikasi, dan e-commerce menggunakan teknologi AI secara massif pada tahun 2020. Terutama pada kondisi pandemic Covid-19.

Co-Founder & CEO Kata.ai, Irzan Raditya mengatakan bank digital, asuransi, dan multifinance menjadi salah satu pengadopsi pertama teknologi AI.

4. Melahirkan potensi peranan pekerjaan manusia
- Mengenali potensi pekerjaan lebih dari sekedar mempertahankan standar hidup jauh. Ini menyampaikan pemahaman terkait kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial.

Terkadang, tugas-tugas di tempat kerja menjadi bermakna dan menguntungkan. Namun dapat hilang jika sudah diotomatiskan. Ini harus diganti dengan sesuatu yang membuat manusia dapat berekspresi dan mengungkapkan gagasannya.

Pekerjaan baru yang muncul berkat AI ialah machine learning engineer, data scientist, business intelligence developer, research scientist, big data engineer/ architect, software engineer, dan data analytic.

5. Menumbuhkan inovasi dan kreativitas
- Tenaga ahli saat ini memiliki waktu lebih untuk menganalisa, menyajikan solusi baru yang orisinil di bidang kecerdasan manusia. Sementara robotika, AI, dan otomasi industri menyelesaikan tugas fisik yang sebelumnya dikerjakan manusia.

Irina Raicu merupakan seniman asal Rumania yang memanfaatkan AI dalam pekerjaannya. Menurutnya, AI dapat menginspirasi proses kreatif hingga gaya artistik. Tidak hanya sekadar membuat desain jauh lebih cepat, melainkan menumbuhkan pemikiran kreatif manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kecerdasan Artifical dan Coding

Perbedaan Coding dan Kecerdasan Artificial